Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Anfal الأنفال (Harta Rampasan Perang) lengkap dengan tulisan arab latin, arti dan terjemah Bahasa Indonesia. Surah ke 8 Tafsir ayat Ke 25.
Muhammad Taqiud-Din alHilali. And when Our Verses (of the Quran) are recited to them, they say: "We have heard this (the Quran); if we wish we can say the like of this. This is nothing but the tales of the ancients." Page 180 English transliteration. ⚠️ Disclaimer: there's no literal translation to Allah's holy words, but we translate the
Arabic ; tafsir ; mp3 ; urdu ; English Transliteration & Translation of the Meanings by Muhammad Taqi-ud-Din al-Hilali , Tafheem-ul-Quran by Syed Abu-al-A'la Maududi & English - Sahih International : surah Anfal aya 25 in arabic text(The Spoils of War).
Surah Anfal ayat 25 Bangla tafsir - তাফসীর ইবনে কাসীর - Tafsir Ahsanul Bayan তাফসীরে আহসানুল বায়ান - Tafsir Abu Bakr Zakaria bangla কিং ফাহাদ কুরআন প্রিন্টিং কমপ্লেক্স - বাংলা ভাষায়
a) Taat mutlak pada Allah dan Muhammad Saw. b) Jangan sekali-kali meninggalkan Al-Qur’an seperti yang dilakukan Bani Israil; mereka mendengar Taurat dibaca tapi tidak menaatinya. Orang yang tidak mau menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber sistem hidupnya adalah makhluk Allah yang paling buruk.
Surat Al-Anfal Ayat 54. (keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mendustakan ayat-ayat Tuhannya maka Kami membinasakan mereka disebabkan dosa-dosanya dan Kami tenggelamkan Fir'aun dan pengikut-pengikutnya; dan kesemuanya adalah orang-orang yang zalim.
Tafsir Al-wajiz. Penentangan mereka terhadap Rasulullah itu serupa dengan sikap pengikut Fir’aun dalam memperlakukan Nabi Musa dan orang-orang yang sebelum mereka seperti kaum Nabi Nuh, kaum ’Ad, Samud, Lut, dan lain-lain, terhadap para rasul mereka. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, baik yang tersebar di alam raya ( tidak tertulis
30. Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan tipu daya terhadapmu (Muhammad) untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu. Mereka membuat tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. Allah adalah sebaik-baik pembalas tipu daya. Baca Ayat Selanjutnya.
Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hamba-Nya. (Al-Anfal: 51) Yaitu Allah tidak akan menganiaya seorang pun dari hamba-hamba-Nya, bahkan Allah memutuskan hukum-Nya dengan adil, Dia tidak pernah zalim dalam keputusan-Nya, Mahatinggi, Mahasuci, Mahakaya lagi Maha Terpuji Dia. Karena itu, di dalam sebuah hadis sahih yang diriwayatkan Imam Muslim melalui Abu Zar r.a. dari Rasulullah
8/Al-Anfal-25: Vattakoo fitnatan lea tuseebannallazeena zaalamoo minkum heassaah (heassaatan), vaa'lamoo annaalleaha shadeedul ıkeab(ıkeabi). Imam Iskender Ali Mihr And guard yourselves (be the owners of piety) against the Fitnah (affliction) which may not fall exclusively on those of you who are wrongdoers and know that Allah is Severe in
ujpB4yg.